Betapa ...
Mengapa ...
Ya Allah ...
Pagi ini hati tersentap.
Menatap tubuh kecil yang mengerekot bahana kezaliman tentera zalim yang tidak berperikemanusiaan mengenakan seksaan arus elektrik kepada seorang kanak-kanak lelaki.
...
Aku mula buruk sangka.
Entah apa lagi kezaliman yang mungkin telah dilakukan oleh manusia. Di mana-mana.
Mengapa ...
Mengapa???
Aku lihat kucing terbelah muka mungkin dilibas dengan senjata tajam. Apa salah kucing tu? Curi ikan? Menyelongkar tong sampah? Mengapa sampai diperlakukan sedemikian sekali?
Ya Allah, turunkanlah yang zolim dan naikkanlah yang adil. Allah sebaik-baik Pemelihara dan Maha Pengasih lebih dari orang-orang yang mengasihani. Tentu Allah tak akan membiarkan si penzalim berleluasa. Hanya diberi sedikit masa sahaja. Semoga Allah memberinya hidayat. Namun doa orang yang dizalimi sudah terangkat. Maka tunggulah sahaja. Nauzubillahiminzalik.
Apabila hati bersuara, ia adalah bisikan paling halus dari sudut hati yang paling tersembunyi. Tiada sesiapa mengetahui melainkan Allah Taala yang Maha Seni. Lalu hanya kepada Allah aku berserah diri. Ya Allah, kurniakan daku takdir yang baik di dunia ini dan takdir yang baik juga di akhirat nanti. اللهحم امين
Bismillah
Search This Blog
Blog Archive
-
▼
2014
(207)
-
▼
Sep 2014
(35)
- Yang aku hajatkan dah jumpa, tapi aku masih berpus...
- Aku berdoa semoga buku-buku terbitan ITBM akan mas...
- Hari ni tak ada peluang nak tulis panjang-panjang....
- "Napa tak makan ubat lagi?" jerkah kat dia. Tang...
- PROMOSI UNTUK KAUM HAWA
- Malu sungguh. Aku azam tak akan pergi kedai itu la...
- Aku sudah bertanyakan hal ni. Hairan sungguh, ker...
- Betapa ... Mengapa ... Ya Allah ... Pagi ini...
- mengapa aku menulis?
- "Mama macam bagus. Tapi mama cuma nak pastikan se...
- "Mama, menci Kak Zack tu!" Aku pun menoleh memand...
- Seharum Doa
- Menulis di FB hanya untuk promosi novel sulung dan...
- Menulis dalam nada insaf. Rasa kurang sihat. Kur...
- Tak sempat nak temberang lebih-lebih hari ni. Jad...
- "Hasanah, mari ke sini." Aku memanggil gadis yang...
- Namanya Hasanah. Gadis yang datang dari jauh sema...
- "Dah dah, mama bad mood." kata aku. Serius. Aku...
- Sarapan apa hari ni? Nasi goreng ikan bilis tabur...
- Assalamualaikum. Salam pagi. Hari ni kurang sedik...
- Haidh dan mencari Seharum Doa Bonda
- Sambil mengacau air putih yang dicampur sesudu cuk...
- Sudah jam 12.24AM. Baru balik dari Wisma DarulSak...
- Mamaaaaa ooo mamaaaa ... ada sampah tak mamaaaa? ...
- ok, mama nak mintak tolong sikit boleh? Apa dia m...
- Aku semakin jelas. Ada sesuatu yang aku rasa menj...
- Aduhhh duh duh duh ... Rasa simpati menyerap perl...
- "Siapa khidmat hantar pada ustazah?" "Auni dan H...
- Dia pencetus gelombang roti cheese. Tiba-tiba, se...
- "MAMA pesan setiap orang pilih satu nama yang disu...
- RUMAH PINK DI LORONG ABU
- novel sulung
- Jemput makang! Aku makan roti sardin. Diorang ma...
- krik krik ... krik krik ...
- Pagi ni madrasah paling ceria bersama alunan qasid...
-
▼
Sep 2014
(35)
Terima kasih :)
utamakan Bahasa Melayu
Pantai Lumut
Pantai Mersing

No comments:
Post a Comment