As salam.
InsyaAllah. Catatan akan berubah rasa, warna dan rupa. Seiring dengan usia dan masa. Selari dengan pelbagai peristiwa. Kisah lama dibiarkan saja.
Ada alun. Ada ombak. Ada badai. Ada tsunami. Ada bayu. Ada hujan. Ribut taufan. Ada banjir. Ada panas terbakar. Ada panas pijar. Ada embun menyejuk.
Adat orang melangkah. Berjalan mengatur jejak di bumi yang kian retak. Sarat dosa noda. Sendat padat dengan harapan dan du'a.
Takut dan harap silih berganti.
Riang dan hiba.
Risau dan pasrah.
KEPADA-MU YA ALLAH.
***
Kemarin aku mengantuk. Separuh malam berlalu mengadap skrin laptop, meniti baris ayat demi ayat seorang sahabat yang pernah aku ketahui kisah tragisnya. Buat sekian kali aku terpana dengan kehidupan yang tak ketahuan. Semuanya di dalam ILMU ALLAH jua. Saratlah hibaku buat dia.
Wahai, sabarlah insan!
Kau diuji. Mereka jua. Aku pun sama.
Kau menangis. Mereka jua. Aku pun sama.
Kau derita. Mereka jua. Aku pun sama.
Namun ada yang berbeda
Pada nilai sebutir kilauan airmata
Yang menitis ke pipi
Yang jatuh menimpa hati.
Dan mengertilah
Matahari kan menghilang saat tabir hitam menjelma
Namun ia pasti muncul lagi esok pagi
InsyaAllah.
Bulan begitu jua
Ketika tabir cahaya muncul di ufuk timur
Ia menjadi sirna namun masih ada di sana.
Tiada yang terlepas hilang
Hanya perpisahan di sebuah persimpangan.
Sehingga tiba satu ketika
Ketika malam yang panjang
Dan siang yang seolah tiada kesudahan
Sangkakala pun ditiup dengan nada yang panjang.
Wahai, ketahuilah insan!
Itulah saat penghabisan
Buat semua yang masih bernyawa
Dan sebentar lagi bermula
Perhitungan yang amat membebankan
Tiada lagi tangisan airmata
Hanya darah yang menitis ke dada
Berbongkah-bongkah kesal menusuk ke jiwa
Namun tiada harapan untuk memulai semula.
Sementara masih ada masa ...
Sementara masih ada masa ...
Saat ini ...
Detik ini ...
Hari ini ...
Mari kembali.
***
untuk aku, yang pastinya.
Apabila hati bersuara, ia adalah bisikan paling halus dari sudut hati yang paling tersembunyi. Tiada sesiapa mengetahui melainkan Allah Taala yang Maha Seni. Lalu hanya kepada Allah aku berserah diri. Ya Allah, kurniakan daku takdir yang baik di dunia ini dan takdir yang baik juga di akhirat nanti. اللهحم امين
Bismillah
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Search This Blog
Blog Archive
-
▼
2013
(114)
-
▼
Nov 2013
(16)
- aku membaca catatan siang tadi. ... Boboy dah s...
- yang tidak berharga
- lalu saja jangan kacau
- India dan Rahsianya - blog Mohd Hainur Hapis
- hairan makin ramai yang terawet diawet mengawet de...
- Walaupun selalu cuba mengawal diri, k...
- puteri itu ...
- Yang menghantarku ke sini
- Sementara Masih Ada Masa ~
- Apabila anakmu di madrasah
- catatan untuk Putam
- untuk Mak Long kat muau (Muar)
- catatan lama 1 Sept 2013
- bertemu si Miza leter
- sakit gigi mak ...
- kisah terakhir budak bulu-bulu
-
▼
Nov 2013
(16)
Terima kasih :)
utamakan Bahasa Melayu
Pantai Lumut
Pantai Mersing

No comments:
Post a Comment