Apabila hati bersuara, ia adalah bisikan paling halus dari sudut hati yang paling tersembunyi. Tiada sesiapa mengetahui melainkan Allah Taala yang Maha Seni. Lalu hanya kepada Allah aku berserah diri. Ya Allah, kurniakan daku takdir yang baik di dunia ini dan takdir yang baik juga di akhirat nanti. اللهحم امين
Bismillah
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Search This Blog
Blog Archive
-
▼
2014
(207)
-
▼
Dec 2014
(13)
- So sad to online using this lenovo. Dah tulis berj...
- Macam-macam dan pelbagai. Aku tak kisah. Ada yang...
- 'Macam orang tak ada perasaan', begitulah komen Zu...
- "Mama, pukul 10.30 malam saya nak jumpa mama seora...
- "Janganlah berhenti mama ..." Danisyah berdiri di ...
- Di laman sosial, aku membaca komen-komen yang menj...
- Aku tidak mengerti bagaimana jiwa seni yang puitis...
- "Mama, sini jap." Siti Hajar seperti mahu berbisi...
- Dia seorang guru. Seorang penghidap kelainan
- Semenjak noktah sudah menjadi satu kepastian, seti...
- "Bila mula dapat tempias nak berhijrah?" tanyanya...
- "Muktamad!!!" Hati menjerit langsing. Aku menungg...
- Aku sedang ditemani anak jin hitam. Dia, aku temu...
-
▼
Dec 2014
(13)
Terima kasih :)
utamakan Bahasa Melayu
Pantai Lumut
Pantai Mersing

No comments:
Post a Comment