Hadith


Beramal dan Menyampaikan


Random Hadith Widget

Bismillah

Bismillah

Kisah

***
LAPORAN USAHA DAKWAH, JEMAAH DARI SINGAPORE KE ISRAEL

Dari kawan saya, seorang "karkun" ( dai'e dlm bhsa parsi )

jemaah malaysia tidak dapat di hantar ke israel

kerana malaysia tiada hubungan diplomatik dengan mereka ( israel )

Maka satu ketika dulu, jemaah dari singapore telah di hantar ke sana.

( kerana singapore ada hubungan diplomatik dengan israel )

bila jemaah tersebut telah sampai di imigresen negara israel,

jemaah telah di tahan di sempadan negara tersebut.

Yahudi2 itu telah temuramah mereka
ada antara mereka ialah seorang wanita
yang siap bwk laptop lagi

entah apa maklumat dlm tu, Allah saja yang tahu.

Mereka ( yahudi2 itu ) telah tnya, apa tujuan maksud jemaah masuk ke negara tersebut

Jemaah bgtau mereka, maksud jemaah dtg adalah utk usaha atas iman

juga utk usaha atas iman, para2 muslim yg ada duduk di israel.

Kemudian Yahudi tu tnya, apa modus operandi kamu?

wakil jemaah bgtau , kami usaha atas "6 perkara"

yakni "6 sifat sahabat r.a"

yang mana mcm mana ke enam2 sifat sahabat r.a ini dapat hadir dalam diri kita

dan dgn itu , kita akan mudah menuju kepada kesempurnaan agama.

yahudi tnya, apa ke enam2 sifat tersebut?

wakil jemaah bgtau

pertama , adalah usaha , bagaimana kalimah LA ILA HA ILLA ALLAH
- kalimah toyyibah masuk dlm hati kita

maksudnya mcm mana kita boleh ada hakikat yakin (iman) yg sempurna pada Allah.

kedua kita usaha atas solat yg khusyuk dan khuduk

ketiga kami usaha atas ilmu dan zikir

keempat kami usaha atas Ikram muslimin ( tapi jemaah tersebut ckp ikram mun nas )

sbb nak jaga hati yahudi tu

tp yahudi tu membalas : "bull shit!!"

"ikram muslimin!" yahudi tu betulkan balik

jemaah jadi terkejut

mcm mana yahudi tu leh tau

maka yahudi tu telah bgtau

"semua pergerakan agama di dunia, kami yang ajar, pergerakan kamu, Nabi kamu yg ajar"

"kamu boleh masuk ( ke ngara tersebut ), tp tak boleh 4 bulan, 40hari sahaja"

jemaah bgtau, nape bnrkan kami masuk gak

yahudi tu bgtau lagi

"di belakang kamu ada Allah"

sebenarnya org yahudi pun paham
bhwa kekuatan org islam adalah dgn amal

amal2 yg betul , cara Nabi SAW

mereka tahu, kekuatan org islam adalah apabila

Allah bersama dgn org islam

jika Allah tidak bersama dgn org islam

maka org islam akan dpt dikalahkan

mcm mana Allah nak bersama dgn org islam?

bilamana setiap org islam, dia punya amal, sama macam amal cara Nabi SAW

"mengikuti stiap sunnah Baginda SAW, dari sekecil2 sunnah, hingga sebesar2 sunnah"

dalam sunnah ada kejayaan

luar dari sunnah , xde kejayaan

cara yahudi, cara nasrani, semua bwk kegagalan

xde kejayaan , xleh bg manfaat , dunia dan akhirat

xde pandangan rahmat Allah.

maka usaha org yahudi utk mengalahkan org islam hanya lah

dengan merosakkan amal umat islam

lekakan umat islam dengan hiburan

pecah belahkan mereka

hgga dlm bab agama pun mereka pecah2kan

so , agama yg benar adalah cara Nabi SAW sahaja

dan Nabi SAW serta kesemua para sahabat r.a

bagi masa, diri , dan harta mereka berjuang menegakkan kalimah Allah

hadis : "Orang yg paling kuat iman nya, adalah org yg keluar di jalan Allah, dan satu lelaki yg berada di satu lembah, dan dia menyelamatkan kaum nya di lembah itu, dari kebinasaan"

dlm 24jam,

kita kena bagi masa utk dunia : 8jam,

akhirat ( bantu agama Allah-korban diri & harta, dan beramal ibadat ) selamat 8 jam,

dan 8 jam lagi utk rehat ( tdo, bersama keluarga )

kalau kita cuma solat je, sehari semalam , blm cukup 8 jam, baru tak spi sejam ( 1 solat 10 minit, 5 kali solat = 50 minit )

Tuan2 kene beramal dan sampaikan

kita bukan umat abid

bukan mcm umat Nabi Musa a.s , yang hanya cukup dgn beribadah sahaja

tp kita umat dai'e, ( umat amal dan sampaikan )

untuk itu , smua sdia Insya Allah
 
***

Pelbagai Keajaiban Ketika Perang Gaza

Gaza, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.
http://bimchat.files.wordpress.com/2009/01/gaza-strip-war.jpg?w=399&h=266
Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel sangat kesulitan.
Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.
Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini sejak 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Mereka”mengguyurkan” ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.
Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari Gaza.
http://images.huffingtonpost.com/gen/13427/thumbs/r-GAZA-large.jpg
Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.
http://www.map-uk.org/files/300_idf_soldiers.jpg
Akan tetapi di sana ada “kekuatan lain” yang membuat para mujahidin mampu membuat “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata-senjata “kuno”.
Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa peristiwa “aneh” lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnahs, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah Jumat mereka.
Berikut ini adalah rangkuman kisah-kisah “ajaib” tersebut dari berbagai sumber untuk kita ingat dan renungkan.

Pasukan “Berseragam Putih” di Gaza

Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.
Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.
Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.
Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.
Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”
Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.”
Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki.

Suara Tak Bersumber

Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).
Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.
“Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.
Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.
Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.
“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.
Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.
Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan,
“Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”
Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.
Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis?” tanyanya.
“Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya.

Saksi Serdadu Israel

Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.
Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Channel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.
“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.
Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah berhadapan dengan “hantu”. Mereka tidak diketahui dari mana asalnya, kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.
Masih dari Channel 10, seorang Lentara Israel lainnya mengatakan, “Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka tidak mati.”
Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu?

Sudah Meledak, Ranjau Masih Utuh

Di saat para mujahidin terjepit, hewan-hewan dan alam tiba-tiba ikut membantu, bahkan menjelma menjadi sesuatu yang menakutkan.
Sebuah kejadian “aneh” terjadi di Gaza Selatan, tepatnya di daerah AI Maghraqah. Saat itu para mujahidin sedang memasang ranjau. Di saat mengulur kabel, tiba-tiba sebuah pesawat mata-mata Israel memergoki mereka. Bom pun langsung jatuh ke lokasi itu.
Untunglah para mujahidin selamat. Namun, kabel pengubung ranjau dan pemicu yang tadi hendak disambung menjadi terputus. Tidak ada kesempatan lagi untuk menyambungnya, karena pesawat masih berputar-putar di atas.
Tak lama kemudian, beberapa tank Israel mendekati lokasi di mana ranjau-ranjau tersebut ditanam. Tak sekadar lewat, tank-tank itu malah berhenti tepat di atas peledak yang sudah tak berfungsi itu.
Apa daya, kaum Mujahidin tak bisa berbuat apa-apa. Kabel ranjau jelas tak mungkin disambung, sementara tank-tank Israel telah berkumpul persis di atas ranjau.
Mereka merasa amat sedih, bahkan ada yang menangis ketika melihat pemandangan itu. Sebagian yang lain berdoa, “allahumma kama lam tumakkinna minhum, allahumma la tumakkin lahum,” yang maknanya, “Ya Allah, sebagaimana engkau tidak memberikan kesempatan kami menghadapi mereka, jadikanlah mereka juga lidak memiliki kesempatan serupa.”
Tiba-tiba, ketika fajar tiba, terjadilah keajaiban. Terdengar ledakan dahsyat persis di lokasi penanaman ranjau yang tadinya tak berfungsi.
Setelah Tentara Israel pergi dengan membawa kerugian akibat ledakan lersebut, para mujahidin segera melihal lokasi ledakan. Sungguh aneh, ternyata seluruh ranjau yang telah mereka tanam itu masih utuh. Dari mana datangnva ledakan? Wallahu a’lam.
Masih dari wilayah Al Maghraqah. Saat pasukan Israel menembakkan artileri ke salah satu rumah, hingga rumah itu terbakar dan api menjalar ke rumah sebelahnya, para mujahidin dihinggapi rasa khawatir jika api itu semakin tak terkendali.
Seorang dari mujahidin itu lalu berdoa,”Wahai Dzat yang merubah api menjadi dingin dan tidak membahayakan untuk Ibrahim, padamkanlah api itu dengan kekuatan-Mu.”
Maka, tidak lebih dari tiga menit, api pun padam. Para niujahidin menangis terharu karena mereka merasa Allah Subhanuhu wa Ta’ala (SWT) telah memberi pertolongan dengan terkabulnya doa mereka dengan segera.

Merpati dan Anjing

Seorang mujahid Palestina menuturkan kisah “aneh” lainnya kepada situs Filithin Al Aan (25/1/ 2009). Saat bertugas di wilayah Jabal Ar Rais, sang mujahid melihat seekor merpati terbang dengan suara melengking, yang melintas sebelum rudal-rudal Israel berjatuhan di wilayah itu.
Para mujahidin yang juga melihat merpati itu langsung menangkap adanya isyarat yang ingin disampaikan sang merpati.
Begitu merpali itu melintas, para mujahidin langsung berlindung di tempat persembunyian mereka. Ternyata dugaan mereka benar. Selang beberapa saat kemudian bom-bom Israel datang menghujan. Para mujahidin itu pun selamat.
Adalagi cerita “keajaiban” mengenai seekor anjing, sebagaimana diberitakan situs Filithin Al Aan. Suatu hari, tatkala sekumpulan mujahidin Al Qassam melakukan ribath di front pada tengah malam, tiba-tiba muncul seekor anjing militer Israel jenis doberman. Anjing itu kelihatannya memang dilatih khusus untuk membantu pasukan Israel menemukan tempat penyimpanan senjata dan persembunyian para mujahidin.
Anjing besar ini mendekat dengan menampakkan sikap tidak bersahabat. Salah seorang mujahidin kemudian mendekati anjing itu dan berkata kepadanya, “Kami adalah para mujahidin di jalan Allah dan kami diperintahkan untuk tetap berada di tempat ini. Karena itu, menjauhlah dari kami, dan jangan menimbulkan masalah untuk kami.”
Setelah itu, si anjing duduk dengan dua tangannya dijulurkan ke depan dan diam. Akhirnya, seorang mujahidin yang lain mendekatinya dan memberinya beberapa korma. Dengan tenang anjing itu memakan korma itu, lalu beranjak pergi.

Kabut pun Ikut Membantu

Ada pula kisah menarik yang disampaikan oleh komandan lapangan Al Qassam di kamp pengungsian Nashirat, langsung setelah usai shalat dhuhur di masjid Al Qassam (17/1/2009).
Saat itu sekelompok mujahidin yang melakukan ribath di Tal Ajul terkepung oleh tank-tank Israel dan pasukan khusus mereka. Dari atas, pesawat mata-mata terus mengawasi.
Di saat posisi para mujahidin terjepit, kabut tebal tiba-tiba turun di malam itu. Kabut itu lelah menutupi pandangan mata tentara Israel dan membantu pasukan mujahidin keluar dari kepungan.
Kasus serupa diceritakan oleh Abu Ubaidah. salah satu pemimpin lapangan Al Qassam, sebagaimana ditulis situs almesryoon.com (sudah tidak bisa diakses lagi). la bercerita bagaimana kabut tebal tiba-tiba turun dan membatu para mujahidin untuk melakukan serangan.
Awalnya, pasukan mujahiddin tengah menunggu waktu yang tepat untuk mendekati tank-tank tentara Israel guna meledakkannya. “Tak lupa kami berdoa kepada Allah agar dimudahkan untuk melakukan serangan ini,” kata Abu Ubaidah.
Tiba-tiba turunlah kabut tebal di tempat tersebut. Pasukan mujahidin segera bergerak menyelinap di antara tank-tank, menanam ranjau-ranjau di dekatnya, dan segera meninggalkan lokasi tanpa diketahui pesawat mata-mata yang memenuhi langit Gaza, atau oleh pasukan infantri Israel yang berada di sekitar kendaraan militer itu. Lima tentara Israel tewas di tempat dan puluhan lainnya luka-luka setelah ranjau-ranjau itu meledak.

Selamat Dengan al-Qur’an

Cerita ini bermula ketika salah seorang pejuang yang menderita luka memasuki rumah sakit As Syifa’. Seorang dokter yang memeriksanya kaget ketika mengelahui ada sepotong proyektil peluru bersarang di saku pejuang tersebut.
Yang membuat ia sangat kaget adalah timah panas itu gagal menembus jantung sang pejuang karena terhalang oleh sebuah buku doa dan mushaf al-Qur’an yang selalu berada di saku sang pejuang.
Buku kumpulun doa itu berlobang, namun hanya sampul muka mushaf itu saja yang rusak, sedangkan proyektil sendiri bentuknya sudah “berantakan”.
Kisah ini disaksikan sendiri oleh Dr Hisam Az Zaghah, dan diceritakannya saat Festival Ikatan Dokter Yordan sebagaimana ditulis situs partai Al Ikhwan Al Muslimun (23/1/2009).
Dr. Hisam juga memperlihatkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al Qur’an, serta buku kumpulan doa-doa berjudul Hishnul Muslim yang menahan peluru tersebut.
Abu Ahid, imam Masjid AnNur di Hay As Syeikh Ridzwan, juga punya kisah menarik. Sebelumnya, Israel telah menembakkan 3 rudalnya ke masjid itu hingga tidak tersisa kecuali hanya puing-puing bangunan. “Akan tetapi mushaf-mushaf Al Quran tetap berada di tampatnya dan tidak tersentuh apa-apa,” ucapnya seraya tak henti bertasbih.
“Kami temui beberapa mushaf yang terbuka tepat di ayat-ayat yang mengabarkan tentang kemenangan dan kesabaran, seperti firman Allah, ‘Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata, sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali,”(Al-Baqarah [2]: 155-156),” jelas Abu Ahid sebagaimana dikutip Islam Online (15/1/2009).

Harum Jasad Para Syuhada

Abdullah As Shani adalah anggota kesatuan sniper (penembak jitu) al-Qassam yang menjadi sasaran rudal pesawat F-16 Israel ketika sedang berada di pos keamanan di Nashirat, Gaza.
Jasad komandan lapangan al-Qassam dan pengawal khusus para tokoh Hamas ini “hilang” setelah terkena rudal. Selama dua hari jasad tersebut dicari, ternyata sudah hancur tak tersisa kecuali serpihan kepala dan dagunya. Serpihan-serpihan tubuh itu kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang ke rumah oleh keluarganya untuk dimakamkan.
Sebelum dikebumikan, sebagaimana dirilis situs syiria-aleppo. com (24/1/2009), serpihan jasad tersebut sempat disemayamkan di sebuah ruangan di rumah keluarganya. Beberapa lama kemudian, mendadak muncul bau harum misk dari ruangan penyimpanan serpihan tubuh tadi.
Keluarga Abdullah As Shani’ terkejut lalu memberitahukan kepada orang-orang yang mengenal sang pejuang yang memiliki kuniyah (julukan) Abu Hamzah ini.
Lalu, puluhan orang ramai-ramai mendatangi rumah tersebut untuk mencium bau harum yang berasal dari serpihan-serpihan tubuh yang diletakkan dalam sebuah kantong plastik.
Bahkan, menurut pihak keluarga, 20 hari setelah wafatnya pria yang tak suka menampakkan amalan-amalannya ini, bau harum itu kembali semerbak memenuhi rungan yang sama.
Cerita yang sama terjadi juga pada jenazah Musa Hasan Abu Nar, mujahid Al Qassam yang juga syahid karena serangan udara Israel di Nashiriyah. Dr Abdurrahman Al Jamal, penulis yang bermukim di Gaza, ikut mencium bau harum dari sepotong kain yang terkena darah Musa Hasan Abu Nar. Walau kain itu telah dicuci berkali-kali, bau itu tetap semerbak.
Ketua Partai Amal Mesir, Majdi Ahmad Husain, menyaksikan sendiri harumnya jenazah para syuhada. Sebagaunana dilansir situs Al Quds Al Arabi (19/1/2009), saat masih berada di Gaza, ia menyampaikan, “Saya telah mengunjungi sebagian besar kota dan desa-desa. Saya ingin melihat bangunan-bangunan yang hancur karena serangan Israel. Percayalah, bahwa saya mencium bau harumnya para syuhada.”

Dua Pekan Wafat, Darah Tetap Mengalir

Yasir Ali Ukasyah sengaja pergi ke Gaza dalam rangka bergabung dengan sayap milisi pejuang Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam. Ia meninggalkan Mesir setelah gerbang Rafah, yang menghubungkan Mesir-Gaza, terbuka beberapa bulan lalu.
Sebelumnya, pemuda yang gemar menghafal al-Qur’an ini sempat mengikuti wisuda huffadz (para penghafal) al-Qur’an di Gaza dan bergabung dengan para mujahidin untuk memperoleh pelatihan militer. Sebelum masuk Gaza, di pertemuan akhir dengan salah satu sahabatnya di Rafah, ia meminta didoakan agar memperoleh kesyahidan.
Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat diraih, di bumi jihad Gaza, ia telah memperoleh apa yang ia cita-citakan. Yasir syahid dalam sebuah pertempuran dengan pasukan Israel di kamp pengungsian Jabaliya.
Karena kondisi medan, jasadnya baru bisa dievakuasi setelah dua pekan wafatnya di medan pertempuran tersebut.
Walau sudah dua pekan meninggal, para pejuang yang ikut serta melakukan evakuasi menyaksikan bahwa darah segar pemuda berumur 21 tahun itu masih mengalir dan fisiknya tidak rusak. Kondisinya mirip seperti orang yang sedang tertidur.
Sebelum syahid, para pejuang pernah menawarkan kepadanya untuk menikah dengan salah satu gadis Palestina, namun ia menolak. “Saya meninggalkan keluarga dan tanah air dikarenakan hal yang lebih besar dari itu,” jawabnya.
Kabar tentang kondisi jenazah pemuda yang memiliki kuniyah Abu Hamzah beredar di kalangan penduduk Gaza. Para khatib juga menjadikannya sebagai bahan khutbah Jumat mereka atas tanda-tanda keajaiban perang Gaza. Cerita ini juga dimuat oleh Arab Times (7/2/ 2009)

Terbunuh 1.000, Lahir 3.000

Hilang seribu, tumbuh tiga ribu. Sepertinya, ungkapan ini cocok disematkan kepada penduduk Gaza. Kesedihan rakyat Gaza atas hilangnya nyawa 1.412 putra putrinya, terobati dengan lahirnya 3.700 bayi selama 22 hari gempuran Israel terhadap kota kecil ini.
Hamam Nisman, Direktur Dinas Hubungan Sosial dalam Kementerian Kesehatan pemerintahan Gaza menyatakan bahwa dalam 22 hari 3.700 bayi lahir di Gaza. “Mereka lahir antara tanggal 27 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009, ketika Israel melakukan serangan yang menyebabkan meninggalnya 1.412 rakyat Gaza, yang mayoritas wanita dan anak-anak,” katanya.
Bulan Januari tercatat sebagai angka kelahiran tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya. “Setiap tahun 50 ribu kasus kelahiran tercatat di Gaza. Dan, dalam satu bulan tercatat 3.000 hingga 4.000 kelahiran. Akan tetapi di masa serangan Israel 22 hari, kami mencatat 3.700 kelahiran dan pada sisa bulan Januari tercatat 1.300 kelahiran. Berarti dalam bulan Januari terjadi peningkatan kelahiran hingga 1.000 kasus.
Rasio antara kematian dan kelahiran di Gaza memang tidak sama. Angka kelahiran, jelasnya lagi, mencapai 50 ribu tiap tahun, sedang kematian mencapai 5 ribu.
“Israel sengaja membunuh para wanita dan anak-anak untuk menghapus masa depan Gaza. Sebanyak 440 anak-anak dan 110 wanita telah dibunuh dan 2.000 anak serta 1.000 wanita mengalami luka-luka.

Sumber : Berita Indonesia.
Diambil dari sini.
***************************************************************
DAKWAH KENA SABAR....
Assalamualaikum,

Dakwah?
Susah?
Taaakkk laaahhh...
Macamana?
Jom baca citer ni....

Seorg rektor Univ Aligarh,
Professor Dr Zakir Hussain,
setiap hari ke pejabatnya,
naik kereta kuda...
pemacu kereta kudanya,
setiap kali melalui Masjid Banglawali, Nizamuddin...
berkata kpd Tuan Prof,
Tuan, di sini ada perbicaraan tntg iman n amal,
kalau tuan mahu hadir,
saya berhentikan di sini...
Terusss...kata tuan prof!
Esoknya si pemacu berkata lagi,
dan bertanya lagi,
soalan yg sama,
dan jawapan yg sama di terimanya...

berapa lama?
15 tahun!!!

masuk tahun ke 15,
tuan prof kata,
baik, turunkan saya....
maka dia pun masuk duduk mendengarkan,
Maulana Ilyas yg berbicara...
tentang kebesaran Allah,
iman amal,
pentingnya dakwah....
dan lain2...

tuan prof tertarik...
di ajak utk dtg lagi n lagi,
dia pun dtg lg n lg.
dgr lg n lg...
sehingga dia buat keputusan utk turut serta dlm usaha dakwah!

sehingga dia menjadi org yg pertama buat gasyt/jaulah di England!

masyaaAllah!!!
siapa yg dapat pahala ini semua??
sudah tentu si pemacu kuda itu...
berapa lama dia sabar?
15 tahun!!!

mudah kan?
erkkk...mudah nk cakap...
tapi nak sabar yg kena sabarrrr tuuu...

sekian...
amal n sampaikan...

Allah SWT tak perlukan kita utk bagi hidayat kpd seseorg...
tapi kita perlukan hidayat taufiqNya utk buat dakwah...
yg hasilnya kita jgk dpt sahamnya nanti...
spt pemacu kuda tadi...

TUAN, DI SINI ADA PERBICARAAN TENTANG IMAN N AMAL,
JIKA TUAN MAHU HADIR, SAYA BERHENTIKAN DI SINI...

SELAMA 15 THN!!!!!!!!!!!

p/s: Prof Dr Zakir Hussain was later appointed as president of India, kabornya...
anybody knows the history?
* tq for sharing to kak Azizah Abdul Aziz :)
***************************************************************************************************************************
 
Dunia ini, Allah swt jadikan keadaannya berterusan berubah-ubah daripada satu keadaan kepada satu keadaan.

Sebahagian , sebahagian tempat , panas, sebahagian tempat yg lain ada tumbuh-tumbuhan,
Sebahagian tempat yg lain, kosong, kontang kering.

Ada sebahagian tempat, orang sedang bergembira sedang melangsungkan majlis pernikahan, dan

pada tempat yg lain, mereka sedih pilu kerana salah satu jenazah sedang diangkat daripada rumah mereka dan

dalam satu keadaan manusia, dia berada dalam ketinggian dan terkadang dalam kehinaan.

Semuanya ini, berterusannya berlaku perubahan diatas muka bumi ini hanya berlaku dengan kehendak dan Kudrat Satu Zat Yang Maha Agung iaitu Zat Allah swt.

Allah swt buat apa yang dia kehendaki. Allah swt bagi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki.

Allah swt yang meninggikan, memuliakan dan mengagungkan seseorang. Allah swt lah yang menghinakan dan menjatuhkan seseorang.

Semua di tangan Allah swt.

Apa yang Allah swt kehendaki, semua akan berlaku. Ditempat , diwaktu yang dikehendaki oleh Allah swt.

Dan sesuatu yang Allah swt tidak kehendaki, sesuatu yang Allah swt tidak berkehendak bahawa ianya berlaku. Kita boleh guna segala kekuatan , segala kemampuan , segala kebolehan, ianya tidak akan berlaku , yang akan berlaku, hanya yang dikehendaki Allah swt Yang Maha Agung Yang Mengendalikan segala-galanya.
— with Darul Afsan.
***********************************************************************************
 Karkuzari Dr. Mohamad Noorman.

Insiden atau peristiwa pengislaman kali ini adalah semasa saya keluar bersama pelajar-pelajar UiTM selama 10h ke kawasan Semenyih. Di salah satu surau yang kami keluar, kami telah menjalankan usaha ziarah pintu ke pintu di waktu pagi. Di kawasan tersebut, yang merupakan kawasan perumahan flet atau apartment, kebanyakan daripada penduduk berketurunan India dan mengikuti kepercayaan hindu. Namun demikian terdapat segelintir penduduk berketurunan India yang beragama Islam. Oleh yang demikian, semasa menjalankan usaha ziarah pintu ke pintu, kami akan melihat sama ada terdapat daun manga atau pun tidak dipintu rumah. Sekiranya tiada, bermaknya rumah tersebut mungkin dihuni oleh orang Islam dan rumah sebegini, rahaba akan memberi salam. Semasa menjalankan ziarah, Jemaah telah bersemuka dengan seorang lelaki yang berada diluar rumahnya. Rahaba tanpa usul periksa terus memberi salam dan memperkenalkan Jemaah kepada lelaki tersebut yang berketurunan India. Setelah memperkenalkan Jemaah, mutakalim pun menjalankan tugasnya memberi dakwah. Semasa
mutakalim bercakap, beliau telah memberi tumpuan yang penuh tanpa banyak bercakap dan hanya apabila mutakalim menaskil beliau, barulah beliau membuka mulut dan berkata bahawa beliau bukan beragama Islam. Jemaah telah memohon maaf dan bergerak meninggalkan beliau tetapi selang beberapa langkah Jemaah bergerak, beliau telah memanggil semula semula mutakalim dan bercakap “Adik…saya mahu masuk Islam”. Kami menjemput beliau ke surau tetapi beliau enggan kerana perlu pergi bertugas. Pada malam hari kami telah menziarahi beliau dan keesokannya beliau bersama ahli keluarga iaitu isteri dan anak-anaknya yang masih kecil seramai dua orang telah memeluk agama Islam.
Subhanallah.
*********************************************************************************
 Karguzari - Husnul Khatimah, Jenazah tidak Reput

Karguzari (laporan) ini seperti yang diceritakan oleh Hj.Musa. Jenazah da'ie Allah ini adalah salah satu daripada jenazah-jenazah yang telah dipindahkan setelah mendapat kebenaran daripada tuan mufti atas permintaan pihak Keretapi Tanah Melayu Berhad (KTMB) dalam usaha pembinaan landasan keretapi laju Utara-Kuala Lumpur.

Hj.Musa menceritakan;

Jika kita membaca Alquran dan Hadis-hadis nabi saw, kita akan berjumpa tentang berita-berita atau targhib tentang kemuliaan orang-orang beriman yang berjihad di jalan Allah swt dengan diri dan harta mereka yang mana mereka terbunuh atau syahid di Jalan Allah swt. Mereka ini dijanjikan syurga yang penuh kenikmatan oleh Allah swt, di Padang Mahsyar nanti mereka akan bangun di depan Allah swt dalam keadaan sebagaimana mereka syahid di dunia, ada yang terpotong telinga, hidung, tangan, kaki dan ada yang luka terburai keluar perutnya dan pelbagai keadaan. Mereka ini akan bangun di depan Allah dalam keadaan luka mereka baharu sahaja berlaku, darah masih segar merah lagi. Ada juga yang kita dengar ada orang menggali tanah untuk membangunkan kawasan, yang mana mereka tidak tahu dibawahnya ada kubur Sahabat nabi saw yang mati syahid terbunuh, bila sahaja mereka lihat mayat tersebut yang mana darah merah masih segar keluar walaupun sudah lebih seribu tahun berlalu, Allahuakbar.


Inilah kisah yang ingin dipaparkan untuk renungan kita bersama. Nama orang dan tempat berlaku sengaja dirahsiakan, tetapi ini adalah kisah benar yang berlaku pada bulan Jun, 2010 yang lepas.
Sekarang pihak Keretapi tanah Melayu sedang membina landasan keretapi laju dari Utara ke Kuala Lumpur yang dijangka siap pada tahun 2012 nanti, yang mana apabila ia beroperasi kelak, masa yang diambil untuk perjalanan sehala dari Alor setar ke Kuala Lumpur hanya 3 jam sahaja. Dalam membina landasan keretapi baru ini banyaklah tanah, rumah, kedai kepunyaan rakyat diambil dan dibayar pampasan yang berpatutan oleh kerajaan yang dipeesetujui bersama. Sistem landasan keretapi mana-mana negara pun agak pelik kerana apabila landasan yang dibina ini melalui sungai atau tasik, maka akan dibinakan jambatan, bila ia merentas banjaran atau gunung ia tidak akan melencong tetapi sebaliknya akan mengorek bukit atau gunung menjadi terowong. Pendek kata, apa sahaja yang ia jumpa dihadapannya, ia tidak akan melencong sebaliknya benda dihadapan itulah yang kena berubah. (macam orang dakwah juga, apa sahaja halangan datang.. jangan elak diri tapi terus maju macam k/api). Perkara yang sama juga berlaku apabila landasan baru ini merentasi satu kawasan surau dan tanah perkuburan. Kubur ini akan dipindahkan ke tempat yang baru. Untuk mengubah kubur ini mesti mendapat persetujuan Tuan Mufti dan dibawah pengawasan pihak Polis. Tarikh pemindahan kubur ini telah ditetapkan. Mufti mengarahkan untuk setiap kubur hanya seorang atau dua orang waris sahaja dibenarkan untuk mengangkat atau melihat jenazah yang akan dipindahkan. Seluruh kawasan di kelilingi dengan pembatas dan dikawal oleh anggota polis. Hanya orang berkenaan sahaja dibenarkan memasuki kawasan tanah perkuburan tersebut. Penggalian disaksikan oleh Tuan mufti dan beberapa pegawai agama lain serta Pegawai Polis.


Tersebut kisah seorang wanita yang mana kubur suaminya juga termasuk senarai yang dipindahkan. Suaminya meninggal dunia 3 tahun lepas akibat sakit barah hati. Dia tidak mempunyai waris yang terdekat dan dia telah memohon kepada mufti supaya warisnya diganti dengan sahabat baik suaminya, tetapi tidak dibenarkan oleh mufti. Wanita ini merayu lagi katanya sahabat suaminya ini memang baik dengan allahyarham semasa dia sihat atau sakit dan bila meninggal dunia, dialah juga yang mengurus jenazah suaminya. Mendengar
rayuan ini, mufti membenarkannya. Kedua-dua mereka, allahyarham dan sahabatnya merupakan kawan baik aku juga.

Beginilah ceritanya, setelah kubur dikorek, alangkah terkejutnya sahabat aku ini bila melihat kain kafan yang menutup allahyarham masih elok, tidak reput walaupun sudah 3 tahun berlalu. Bila tiba masa untuk mengangkat jenazahnya, tuan mufti mengarahkan supaya sehelai kain baru dibalut lagi dan melarang supaya jangan dibuka wajahnya (ikut syariat). Setelah siap dibalut dan bila sahaja sahabat aku dan beberapa orang lagi mengangkat jenazahnya, alangkah terkejutnya dia, dipegangnya tangan, masih lagi rasa tangan tidak reput, dipegangnya punggung, masih rasa ketulan punggung dan tidak reput. Badannya juga masih badan biasa, sama saperti jenazah yang baru dikebumikan semalam sahaja. Sahabat aku masa itu merasa bagai nak jatuh kerana terkejut. Wanita ini apabila melihat keadaan suaminya yang
sedemikian terus menangis dan menangis sehingga jatuh terduduk. Selepas selesai kerja pemindahan, tuan mufti bertanya kepada sahabat aku, siapakah arwah tersebut dan tambahnya lagi ini adalah tanda dia adalah ahli syurga. Dahulu semasa pengkebumian jenazahnya pun semua orang yang hadir mengatakan kuburnya mengeluarkan wangian yang harum. Selepas peristiwa ini, sahabatku berkata selama 2 hari dia tidak dapat tidur malam kerana teringat peristiwa tersebut.

Berbalik kepada kisah wanita ini, sahabat aku bertanya mengapa ia menangis, katanya: “Kakak menangis sebab menyesal dan rasa berdosa sebab dahulu semasa arwah masih hidup dan sihat, kakak selalu marah dan menghalang dia daripada keluar ikut dakwah tabligh, tapi dia keluar juga walaupun kakak marah.”


Allahyarham dahulu semasa hayatnya bekerja dalam satu jabatan kerajaan. Allahyarham di jabatan atau pejabatnya memanglah seorang yang
dikenali di semua peringkat, dari ketua atasan sehinggalah pencuci lantai pejabat semua mengenalinya. Dia peramah, suka ketawa dan senyum dan menyapa kepada semua orang. Tetapi masa itu allahyarham masih tidak menumpukan kepada amal-amal agama. Sikapnya mula berubah apabila dia telah mula mengikuti dakwah tabligh 3 hari yang pertama kali. Dia telah mula mendekati dirinya pada Allah dan bertaubat nasuha. Semua perangai lamanya telah dibuang terus dalam hidupnya. Kehidupannya kini mula tenang dan dia telah belajar dan beramal dengan penuh tekun setiap perintah Allah swt mengikut sunnah nabi saw. Dia yakin, inilah satu usaha kenabian yang dapat merubah kehidupan seseorang kepada satu kehidupan beragama yang diredhai oleh Allah swt. Kemudian dia mengambil cuti tanpa gaji dan ikut keluar lagi 40 hari walau pun dalam keadaan isterinya marah dan tidak berapa suka dia keluar khuruj berdakwah. Selepas beberapa tahun berikutnya, dipohon pula cuti tanpa gaji selama 4 bulan dan diluluskan cutinya untuk keluar 4 bulan di India, Pakistan dan Bangladesh.

Setelah pulang dari khuruj 4 bulan, allahyarham telah menerima surat pemberhentian kerja oleh jabatannya dengan alasan yang tidak munasabah. Tetapi allahyarham redha dan pasrah dengan takdir Ilahi, dia tidak mengambil apa-apa tindakan undang-undang untuk membela diri. Allahyarham mencari rezeki, memelihara anak dan isterinya dengan memulakan perniagaan kecil-kecilan, berniaga air minuman dan jual kueh muih ditepi taman rumahnya. Usaha dakwah tidak ditinggalkanya, terus aktif membuat usaha di kampungnya setiap hari bersama sahabat baiknya tadi. Keadaan ini berlalu sehingga beberapa tahun, sehinggalah satu masa ketika allahyarham dan sahabat aku ini sedang minum teh tarik disebuah warung, ia disapa oleh seorang lelaki Cina. “Hai awak sudah jadi ustaz kah sekarang?” Dengan penuh kegembiraaan, allahyarham menyambut lelaki cina ini yang merupakan kawan baiknya dahulu. Mereka saling bertanya khabar dan setelah memberitahu hal yang sebenar bagaimana dia telah dipecat, kawan Cina berkata dia akan mengambil
kes ini dan akan membawa ke mahkamah tanpa mengambil apa-apa bayaran upah kepada allahyarham. Kawannya ini dahulu bekerja sepejabat dengannya, tetapi sudah berhenti dan menjadi peguam. Masa itu jugalah kawan cina ini menghulurkan kepadanya duit sebanyak RM2000. Diringkaskan cerita, kesnya yang dibawa ke mahkamah telah dimenangi oleh allahyarham.Beliau telah mendapat bayaran balik beratus ribu ringgit oleh kerajaan dan kerja/ jawatannya pula disambungkan semula. Dengan wang tersebut, allahyarham telah mendaftar untuk mengerjakan fardhu haji bersama isterinya. Selang beberapa lama, Tabung Haji telah mengeluarkan surat yang mereka berdua akan berangkat ke Mekah pada tahun itu juga.

Kita merancang, Allah juga yang menentukan semuanya dan ketetapan Allah pasti akan berlaku sebagaimana kehendakNya. Sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekah, allayarham telah diserang penyakit barah hati dan meninggal dunia. Semoga Allah mencucuri rahmatnya kepada allahyarham dan meletakkan dia bersama para syuhada dan solihin, amiin.
 
Kita yang hidup ini, masih belum tahu nasib kita bagaimana. Adakah akhir kalam kita dalam keadaan husnul khotimah? Oleh itu, marilah kita terus berusaha untuk memperbaiki diri dan menguatkan iman dan amal kita mengikut perintah Allah swt dengan cara ditunjuki oleh Nabi saw. ❞

 **********************************************************************************
 Orang orang yg Berda'wah saat ini terdiri dari beberapa golongan :

1. Di antara mereka ada yg terpengaruh oleh akhlak para Dai/Daiyah. Ketika di dalam da'wahnya menemukan persoalan dgn seorang Dai/Daiyah lainnya maka dia meninggalkan da'wah dan memusuhi para dai/daiyah. Terhadap dai/daiyah yg seperti ini Allah akan memalingkannya karena niatnya yg tidak tulus.

2. Di antara mereka ada yg melakukan da'wah krn mendapatkan solusi persoalannya di dalamnya dan mewujudkan keinginannya, manakala keadaannya membaik dan Dunianya bertambah maka dia sibuk dgn dunianya dan melupakan Da'wah dgn niat yg tidak tulus.

3. Di antara mereka ada yg berda'wah krn didalam berda'wah ia mendapatkan fasilitas dan upah. Dia hanya menginginkan upah. tujuannya hanya utk kepentingan dirinya sendiri dan tak peduli dgn org lain. Orang seperti ini, jika mendapatkan upah yg lebih besar dan lebih mudah di luar da'wah niscaya dia akan meninggalkan medan da'wah.

4. Di antara mereka ada pula yg berda'wah dgn kesadaran bahwa da'wah merupakan perintah Allah. Dia beribadah dan berda'wah krn perintah Allah. Orang seperti ini niatnya sempurna, Oleh karenanya Allah meneguhkannya, menolongnya dan memfokuskannya utk menerapkan perintah perintah Allah dan berda'wah menuju Allah. Ini adalah kedudukan yg paling mulia.

Marilah kita luruskan dari niat niat kita dlm berda'wah semata mata karena Allah SWT. semoga kita menjadi golongan yang ke 4.
* Terima kasih kepada masturat.
***********************************************************************************

Rahasia Kulit Sapi Jantan - kisah dari buku

Dokter itu tampak lebih bingung.  Dan dalam kebingungan itu pandangannya terpaku pada kulit sapi jantan yang disebut si kepala suku, lalu ia bertanya lagi.

"Apa?  Kulit sapi jantan?  Hujan turun kerana kulit sapi jantan?  Apa ini?"

Kuna yang membantu menerjemahkan perkataan kepala suku juga merasa heran.  Ketika kepala suku itu melihat kebingungan di wajah dokter, ia berdiri mengarahkan tangannya ke kantong kulit sapi dan berbisik kepada empat orang laki-laki yang kuat.  Mereka berjalan menuju kantong kulit sapi jantan itu dan menurunkannya di atas tiang.  Tampak kantong itu berat sekali dibawa ke tempat kepala suku yang segera memerintahkan, "Bukalah!"

Kantong itu pun dibuka ...  Semua orang berebut melihat apa yang ada di dalamnya, dan terjadilah suatu kejutan ...  "Apa ini?!"  tanya dokter.  "Kumpulan buku dalam kulit sapi jantan!!!"

Petikan ini tamat di muka surat 84.

Dokter mengangkat pandangannya ke kepala suku dengan kebingungan yang semakin menjadi-jadi.  Maka berkatalah kepala suku sambil tersenyum dan membaca garis-garis pada memori yang telah lama.

"Ia adalah buku-buku yang kami tidak mengerti bahasanya, kami tidak dapat membaca, tetapi kami mensucikan dan menghormatinya.  Kami telah mewarisinya dari bapak-bapak dan kakek-kakek kami.  Mereka dahulu mengatakan kepada kami, "Buku-buku ini memiliki bahasa yang kami pakai untuk berbicara kepada Tuhan hujan jika kami menginginkan pertolonganNya untuk bebas dari kebangkrutan atau mempermudahkan suatu urusan.  Mereka pun bercerita tentang buku ini.

"Beberapa tahun yang lalu, seseorang yang suci datang dari negeri yang terletak dekat laut yang jauh.  Ia tinggal bersama penduduk desa mengajarkan mereka bagaimana caranya mensucikan Tuhan hujan.  Kemudian ia pergi meninggalkan mereka dan tidak pernah kembali lagi.  Ia meninggalkan buku-buku suci ini di sisi mereka.  Ini terjadi beberapa tahun yang jauh sekali sebelum ini ..."

Kepala suku itu berdiri lagi melanjutkan ceritanya.

"Kami, para cucu mewarisi buku-buku itu dari nenek moyang kami.  Tapi kami tidak mengerti apa isi buku-buku itu kecuali berkeyakinan bahawa itu adalah buku-buku ilahiyah yang dipakai untuk berbicara dengan Tuhan hujan pada musim kering dan kelaparan."

Kedua mata dokter berkaca-kaca menyaksikan situasi ini dan air matanya jatuh dari kelopak matanya sembari memeriksa buku-buku itu, membolak-balik kertasnya yang mulai rusak, memutar halaman-halamannya ke arah cahaya api sapi guling, kalau-kalau ia mendapat petunjuk tentang rahsianya.  Tiba-tiba ia berbisik seolah berbicara kepada dirinya.

"Apa ini?  Laamun ... Alifun ...  'Ainun ...  Ini adalah huruf Arab ... Ya, ini huruf Arab ..."

Dokter lalu mengeluarkan buku-buku yang rusak dan kertas-kertas yang telah tercecer satu persatu.  Ia tidak percaya tentang apa yang dilihatnya dan berkata, "Ini adalah buku-buku agama ... agama Islam.  Ini adalah buku-buku hadits Rasulullah Muhammad Shallallaahu Alaihi wa Sallam."

Kemudian tangan dokter itu meraih kumpulan kertas-kertas yang terlepas dari ikatannya, lalu menyatukannya dengan penuh kehati-hatian dan membaca apa yang ada di dalamnya.

Tiba-tiba ...

"Apa ini?  Suatu juz dari Al-Quran ...  Ia adalah Al-Quran ... Mushaf.  Laki-laki itu adalah seorang Muslim ... nenek moyang kami yang muslim telah sampai ke desa kalian, ini puluhan tahun yang lalu, dan mengajarkan Islam, mereka mengajarkan tauhid dan membaca Al-Quran kepada penduduk desa."  gumamnya.

Dokter itu menoleh kepada kepala suku dan menyempurnakan kata-katanya.

"Nenek moyang kami telah sampai ke tempat kalian yang jauh, puluhan tahun yang lalu, pada zaman sebelum ada pesawat, mobil dan juga misi-misi kesihatan."

Dokter teringat bahawa kepala suku tidak mengerti bahasanya, iaitu bahasa Arab.  Ia berdiri terkagum-kagum di depan dokter dengan kedua mata menatap tajam seraya berkata kepada dirinya,

"Apa yang dikatakan orang ini?  Kenapa berteriak dan mencari-cari di tumpukan kertas?"

Kuna, si pembantu dokter itu juga terkagum-kagum oleh kejadian yang mengejutkan dan membahagiakan itu.  Ia pun menerjemahkan perkataan dua orang itu kepada masing-masing sehingga ketika kepala suku sepuh itu mengerti dan memahami cerita, ia pun tersenyum dan matanya berkaca-kaca, lalu merapatkan dirinya kepada dokter dan merangkulnya.  Ia juga melakukan hal yang sama kepada anggota mini kesihatan lainnya seraya berkata,

"Bukankah telah saya katakan bahawa itu merupakan pemberian Tuhan hujan yang mengirimkan kalian kepada kami? ... Ya itu adalah anugerah Tuhan hujan yang mengirim kalian kepada kami."

Petikan ini selesai di muka surat 87.

Ini adalah salah satu daripada kisah di dalam buku Kesaksian Seorang Pilot Menguak Fakta Kekuasaan Sang Pencipta edisi revisi penerbitan Darus Sunnah Press.

Perenggan terakhir berbunyi begini ~ Kuceritakan kisah ini sebagaimana telah diceritakan teman duduk kami yang shalih, yang telah mengunjungi kami di ruang kokpit, seperti apa yang kudengar dengan telingaku.  Lalu, apakah para pemuda zaman sekarang memahami urgensi dakwah, yaitu mengajak pada jalan Allah Taala?  Bahawa banyak orang di dunia ini yang perlu mengerti hakikat agama ini pada persepsi yang sebenarnya.  Seperti yang dibawa oleh Nabi Al-Mushthafa Shallallaahu Alaihi wa Sallam yang bersabda,
"Sampaikanlah dariku - kepada manusia - walaupun satu ayat."

Tamat.

*Kapten Anas Al-Qauz - Riyadh, Arab Saudi.

Sebuah kisah yang sungguh ... antara sekian banyak kisah-kisah seumpamanya.

***********************************************************************************
ASSALAMUALAIKUM...
BISMILLAHIRROHMAANIRROHIM...

Kita biasa dgr cerita anbiya, sahabah, tabi'in, auliya', dll, tentang keyaqinan keimanan dan nusrah ghoib...ada tak kita rasa kita pun boleh dapat semua tu sebab ALLAH TUHAN KITA JUGA!!!Bukan TUHAN ANBIYA je, dan lain2 tapi DIA TUHAN KITA, ROBB KITA, PEMELIHARA KITA, YG MENGURNIAKAN HAJAT KEPERLUAN KITA...

Selalu kita kaget dgn kisah2 org terdahulu bagaimana bila berhajat sesuatu mereka minta pada ROBB dan hajat mereka terkabul, tapi kita tak apply dalam kehidupan kita...kita cari asbab dunia untuk dpt apa hajat kita dan dah habis ikhtiar barulah nak solat hajat dll...dah solat pun takde husnuzhon/sangkabaik pada ALLAH, tak yaqin ALLAH bole qabulkan hajat dan doa kita...bila dah qabul pulak kita mikir lagi apa sebab2 yg kita dapat hajat kita...susah betul kita ni nak merasakan kehebatan ILAHI...byk2lah kita ni istighfar, terutama diri penulis yg malang ni...

Kita layan cerita sikit lah nak dapat faham serba sikit bahawa ALLAH memang TUHAN KITA...

Satu jmh rijal/lelaki dari Pakistan telah dihantar ke Afrika di kawasan orang2 asli cannibals, haa yg makan orang nuu...eiy, seram...Mereka telah dapat seorang warga tempatan memeluk Islam dgn izin ALLAH. Satu ketika mereka dalam kenderaan pacuan 4 roda sedang dalam perjalanan pindah ke tempat lain...Tiba2 kenderaan mereka terlanggar seekor keldai dan matilah pulak keldai yg malang tu...Tapi yg lebih malang ialah mereka yg melanggar keldai tu, sebab keldai tu milik puak cannibal tadi...mereka datang beramai2 dgn tombak dan lembing, agaknya dgn muka yg ganas, menghurung kereta pacuan 4 roda tadi...bayangkan macam cerita omputih dgn org asli afrika, tapi ni bkn filem tapi kisah benar...

Ketua cannibal ni kata, melalui mutarjim yg dah masuk Islam tu, hukumnya keldai kami mati, kamu pun kena mati jugak...wey, lenguh lutut dibuatnya...Tapi mutarjim tu kan baru masuk Islam dan iman yaqin dia punyalah tinggi, sementelah dgr bayan kisah sahabat yg keldai mati hidup semula tu...dgn semangat josh dia btau ketua puak cannibal tu, nanti dulu, org2 ni TUHAN mereka boleh hidupkan keldai yg telah mati!!!Waduh, apa nak kata, mamat ni sorang dah bukak cerita lah pulak...lemah longlai lah anggota jemaah semua...cemana ni???

Mereka pun bermesyuarat dan amirsab buat keputusan mereka solat hajat mintak keldai ni hidup balik macam kisah sahabat...Ketua cannibal kata, ok, keldai hidup, korang hidup tapi kalau keldai tak hidup jugak, korang pun faham2 je laa...

So, bayangkan solat mereka, mau tak tawajjuh dgn khusyuk khuduknya, solat yg menentukan hidup mati mereka...mereka pun berwudhu dgn sebaik2 wudhu, solat penuh tawajjuh dan khusyuk khuduk 2 rakaat dan akhirnya beri salam pertama, kemudian kedua...

DAN KELDAI YANG MATI TADI BANGUN KEMBALI DGN IZIN ALLAH...

MASYAA ALLAH...

ALLAH TUHAN KITA JUGA...DAHULU, KINI, DAN SELAMANYA...

sekian...aslmkm...jgn lupa bangun tahajjud...doa utk ummat...

YA ALLAH ISLAHKAN UMMAT MUHAMMAD SAW
YA ALLAH KASIHANILAH UMMAT MUHAMMAD SAW
YA ALLAH LAPANGKANLAH KESEMPITAN UMMAT MUHAMMAD SAW
YA ALLAH BERILAH HIDAYAT KPD UMMAT MUHAMMAD SAW
YA ALLAH BERILAH KEJAYAAN KPD UMMAT MUHAMMAD SAW
YA ALLAH AMPUNILAH UMMAT MUHAMMAD SAW,
DAN SEMUA ORG YG BERIMAN DGN MU...
AAMIIN...
*Jazakallahu khair to kak Azizah Abdul Aziz.
 
**********************************************************************************
 

Search This Blog

Blog Archive

Rakan Blog

Pakaian Muslimah

cinta hingga Firdaus

Lilypie Angel and Memorial tickers

Terima kasih :)

Follow by Email

utamakan Bahasa Melayu

utamakan Bahasa Melayu

Pantai Lumut

Pantai Lumut

Pantai Mersing

Pantai Mersing